Tabungan rupiah sebelum pembayaran JP dimulai · IDR
Indonesia: contoh pendapatan pensiun
Pisahkan pembayaran Jaminan Pensiun dari saldo JHT. Susun anggaran pensiun setelah pajak dalam rupiah menggunakan nominal yang sesuai dengan kepesertaan Anda.
· CHEN
Bandingkan skenario fiktif. Nominal bukan ramalan atau perhitungan hak manfaat. JHT tidak otomatis menjadi pendapatan rutin. Hitung setiap sumber satu kali dan hanya saat dapat diakses.
Tabungan yang dibutuhkan saat pensiun: Rp3.240.000.000
Contoh ini menggunakan imbal hasil dan inflasi nol agar perhitungan mudah diikuti. Setelah pajak, dengan daya beli saat ini.
Pengeluaran bulanan saat pensiun: Rp12.000.000 · Pendapatan pensiun: Rp5.000.000 mulai usia 60
Muat contohBaca asumsi
Gunakan masukan ini untuk membuat ulang contoh.
- Usia saat ini
- 55
- Usia berhenti bekerja
- 55
- Rencanakan hingga usia
- 90
- Tabungan yang dapat diakses saat ini
- Rp3.240.000.000
- Tabungan bulanan hingga pensiun
- Rp0
- Pengeluaran bulanan saat pensiun
- Rp12.000.000
- Pembayaran Jaminan Pensiun
- Rp5.000.000
- Pembayaran Jaminan Pensiun · Usia mulai
- 60
- Pembayaran Jaminan Pensiun · Usia berakhir (0 = seumur hidup)
- 0
- Pensiun pemberi kerja atau swasta
- Rp0
- Pensiun pemberi kerja atau swasta · Usia mulai
- 60
- Pensiun pemberi kerja atau swasta · Usia berakhir (0 = seumur hidup)
- 0
- Pendapatan pensiun rutin lainnya
- Rp0
- Pendapatan pensiun rutin lainnya · Usia mulai
- 60
- Pendapatan pensiun rutin lainnya · Usia berakhir (0 = seumur hidup)
- 0
- Imbal hasil tahunan setelah pajak dan biaya
- 0%
- Inflasi tahunan
- 0%
Pembayaran berhenti pada ulang tahun ini. Gunakan 0 untuk pembayaran yang berlanjut sepanjang masa perencanaan. Semua nominal setelah pajak, dengan daya beli saat ini. Usia adalah usia akhir tahun. Surplus pensiun tidak diinvestasikan kembali.
Kekurangan bulanan · tahun pertama pensiun
- Sebelum pendapatan pensiun dimulai · 55–60
5 × 12 × Rp12.000.000 = Rp720.000.000
- Setelah pendapatan pensiun dimulai · 60–90
(Rp12.000.000 − Rp5.000.000) × 12 × 30 = Rp2.520.000.000
Tabungan yang dibutuhkan saat pensiun: Rp720.000.000 + Rp2.520.000.000 = Rp3.240.000.000
Bandingkan skenario
| Skenario | Tabungan yang dibutuhkan saat pensiun | Tambahan tabungan yang dibutuhkan | Coba skenario |
|---|---|---|---|
| Skenario dasar | Rp3.240.000.000 | Rp0 | Muat contoh |
| Pendapatan pensiun lebih lambat | Rp3.300.000.000 | Rp60.000.000 | Muat contoh |
| Masa perencanaan lebih panjang | Rp3.660.000.000 | Rp420.000.000 | Muat contoh |
Pahami sistem pensiun
JHT dan JP memiliki peran berbeda
BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan JHT sebagai akumulasi iuran dan hasil pengembangannya, sedangkan Jaminan Pensiun mempunyai syarat manfaat sendiri. Membagi saldo JHT dengan dua belas tidak mengubahnya menjadi pensiun seumur hidup.
Periksa kapan dana dapat diakses
Saldo JHT atau program pemberi kerja mungkin belum dapat dicairkan saat Anda berhenti bekerja. Periksa persyaratan pencairan. Model tidak memiliki peristiwa pembayaran sekaligus di masa depan; gunakan skenario yang dimulai setelah dana diterima.
Masukkan nilai rupiah penuh
Masukkan IDR, bukan satuan juta rupiah. Kalkulator mendukung nominal besar dan menampilkan mata uang pada masukan dan hasil. Iuran BPJS, hak manfaat, pajak, batas upah dan perubahan manfaat tidak dihitung.
Nominal pensiun dimasukkan secara manual. Tidak menghitung kelayakan, pajak, atau perubahan manfaat mendatang. Model mengasumsikan imbal hasil tetap dan bukan peluang keberhasilan.
Sumber resmi dan ikhtisar pensiun
Sumber diperiksa: 2026-10-04. Perkiraan untuk edukasi. Bukan nasihat keuangan pribadi.